|
MODUL
BAB II
|
I. DISKRIPSI
MODUL
Modul
ini menjelaskan Analisis terhadap laporan keuangan suatu perusahaan pada dasarnya karena ingin mengetahui tingkat
profitabilitas (keuntungan) dan tingkat risiko atau tingkat kesehatan suatu
perusahaan. Analisis keuangan yang mencakup analisis rasio keuangan, analisis
kelemahan dan kekuatan di bidang finansial akan sangat membantu dalam menilai
prestasi manajemen masa lalu dan prospeknya di masa datang.
Laporan
keuangan yang disusun secara baik dan akurat dapat memberikan gambaran keadaan
yang nyata mengenai hasil atau prestasi yang telah dicapai oleh suatu
perusahaan selama kurun waktu tertentu, keadaan inilah yang digunakan untuk
menilai kinerja keuangan. Apalagi informasi mengenai kinerja keuangan suatu perusahaan
sangat bermanfaat untuk berbagai pihak, seperti investor, kreditur, pemerintah,
bankers, pihak manajemen sendiri dan pihak-pihak lain yang berkepentingan.
II. KEGIATAN
BELAJAR
a. Tujuan
Pembelajaran
Tujuan pembelajaran pada bab
I adalah pada akhir perkuliahan mahasiswa mampu:
·
Mampu
menjelaskan pentingnya ratio keuangan
·
Mampu
menjelaskan jenis-jenis ratio keuangan
·
Mampu
mengevaluasi laporan keuangan perusahaan dengan menggunakan analisis ratio
b. Uraian
Materi
ANALISA LAPORAN KEUANGAN
A. Arti
Penting Analisis Laporan Keuangan
Analisis
terhadap laporan keuangan suatu perusahaan pada dasarnya karena ingin mengethaui
tingkat profitabilitas (keuntungan) dan tingkat risiko atau tingkat kesehatan suatu
perusahaan. Analisis keuangan yang mencakup analisis rasio keuangan, analisis
kelemahan dan kekuatan di bidang finansial akan sangat membantu dalam menilai prestasi
manajemen masa lalu dan prospeknya di masa datang. Laporan keuangan yang
disusun secara baik dan akurat dapat memberikan gambaran keadaan yang nyata mengenai
hasil atau prestasi yang telah dicapai oleh suatu perusahaan selama kurun waktu
tertentu, keadaan inilah yang digunakan untuk menilai kinerja keuangan. Apalagi
informasi mengenai kinerja keuangan suatu perusahaan sangat bermanfaat untuk
berbagai pihak, seperti investor, kreditur, pemerintah, bankers, pihak manajemen
sendiri dan pihak-pihak lain yang berkepentingan.
Arti penting analisis laporan keuangan
adalah sebagai berikut:
1. Bagi pihak manajemen: untuk mengevaluasi
kinerja perusahaan, kompensasi, pengembangan karier
2. Bagi pemegang saham: untuk mengetahui
kinerja perusahaan, pendapatan, keamanan investasi.
3. Bagi kreditor: untuk mengetahui
kemampuan perusahaan melunasi utang beserta bunganya.
4. Bagi pemerintah: pajak, persetujuan
untuk go public.
5. Bagi karyawan: Penghasilan yang memadai,
kualitas hidup, keamanan kerja
B.
Jenis Laporan Keuangan
1. Pengertian
Laporan Keuangan
Laporan
Keuangan juga melaporkan prestasi historis dari suatu perusahaan dan
memberikan dasar, bersama dengan analisis
bisnis dan ekonomi, untuk membuat proyeksi dan peramalan untuk masa depan (J. Fred Weston & Thomas E.
Copeland, 1994:
24). Laporan keuangan adalah laporan yang memuat hasil-hasil perhitungan dari
proses akuntansi yang menunjukkan kinerja keuangan suatu perusahaan pada suatu
saat tertentu.
2. Jenis Laporan
Keuangan
Ada banyak laporan keuangan
yang dikeluarkan perusahaan, tetapi yang umum digunakan adalah : (1) Laporan
Laba Rugi, (2) Neraca, (3) Laporan Perubahan Laba Ditahan, dan (4) Laporan Arus
Kas. Berikut adalah penjelasan keempat laporan keuangan tersebut beserta
contohnya:
A.
Laporan
Laba Rugi
Laporan Laba Rugi merupakan
laporan/ringkasan kegiatan operasi perusahaan selama satu periode, umumnya
adalah satu tahun dan berakhir 31 Desember xx. Untuk kepentingan terbatas,
misalnya pada perusahaan public, perusahaan dapat mengeluarkan laporan untuk 3
bulan, 6 bulan atau 9 bulan
Tabel 2-1 adalah laporan
Laba Rugi PT Alpha Products untuk tahun 2003 dan 2002. Tahun 2003, penerimaan
penjualan (Sales Revenue) adalah $6.000.000.000. Laba Kotor (Gross Profit) $2.400.000.000 diperoleh
dari penjualan dikurangi harga pokok penjualan (cost of goods sold) dan merupakan jumlah yang digunakan untuk
menutup biaya operasi, biaya financial dan pajak. Laba Operasi (Operating Profit) $ 567,500.000
diperoleh setelah laba Kotor dikurangi Biaya Operasi, berarti perusahaan sudah
membayar biaya produksi dan biaya penjualan produk. Laba Operasi sering disebut
Earning/Net Profit Before Interest and Taxes (EBIT) karena digunakan untuk
membayar Biaya financial –yaitu pembayaran bunga pinjaman- dan membayar pajak.
Laba operasi dikurangi pembayaran bunga diperoleh Laba sebelum Pajak –Earning Before tax/EBT, besarnya
$391,600,000. Laba Bersih (Earning/Net
Profit After Tax=EAT) $235.000.000 didapat setelah Laba sebelum pajak
dikurangi pajak.
Laba bersih inilah yang
menjadi hak/milik pemegang saham. Pembayaran dividen kepada pemegang saham
preferen sebesar $8.000.000, menyisakan laba yang menjadi hak pemegang saham
biasa, sebesar $227.000.000. Jika jumlah saham beredar 50 juta lembar, maka
Laba per Lembar saham (Earning per Share
–EPS) adalah $4,54.
|
Tabel 2-1
|
Alpha
Products income Statement, for the years ending Dec
31, 2003 & 2002 ($millions)
|
||
|
2003
|
2002
|
||
|
Net
Sales
|
$6,000.0
|
$5,700.0
|
|
|
Less:
Cost of Goods Sold
|
$3,600.0
|
$3,534.0
|
|
|
Gross
Profit
|
$2,400.0
|
$2,166.0
|
|
|
Less
:Operating Expenses
|
$1,832.4
|
$1,640.0
|
|
|
Operating
Profit (EBIT)
|
$567.6
|
$526.0
|
|
|
Less:
Interest
|
$176.0
|
$120.0
|
|
|
Net
Profit Before Taxes
|
$391.6
|
$406.0
|
|
|
Less:
Taxes(40%)
|
$156.6
|
$162.4
|
|
|
Net
Profit After Taxes
|
$235.0
|
$243.6
|
|
|
Less
Preferred Stock Dividend
|
$8.0
|
$8.0
|
|
|
Earning
available for commonstockholders
|
$227.0
|
$235.6
|
|
|
Earning
per Share (50,000,000 shares)
|
$4.54
|
$4.71
|
|
|
Dividend
per Share
|
$2.30
|
$2.12
|
|
B. Neraca
Neraca merupakan ringkasan posisi
kekayaan perusahaan pada saat tertentu. Neraca berisi asset/kekayaan yang
dimiliki perusahaan dan sumber dana untuk membiayai asset tersebut, yang
berasal dari pihak di luar perusahaan (disebut kewajiban/ liabilities) dan dari
pemegang saham perusahaan (disebut modal/equity).
Aset terdiri dari current
assets dan fixed assets. Pos-pos dalam current asset diharapkan
dapat dicairkan menjadi kas dalam satu tahun. Liabilities terdiri dari current
liabilities dan long term liabilities. Pos-pos dalam current
liabilities diharapkan dapat dibayar/jatuh tempo dalam satu tahun. Fixed
assets dan long term liabilities tetap berada dalam perusahaan untuk
lebih dari satu tahun. Modal adalah sumber dana yang berasal dari pemilik
perusahaan/pemegang saham dan memiliki umur tidak terbatas.
C. Laporan Perubahan Laba Ditahan
Laporan Perubahan Laba
Ditahan menunjukkan laba yang diperoleh perusahaan dan dividen yang dibayarkan
selama satu periode sehingga menyebabkan perubahan laba ditahan.
Tabel 2-3 adalah Laporan
Perubahan Laba Ditahan Alpha Products tahun 2003. Laba tahun berjalan sebesar $
235 (juta) menambah saldo Laba Ditahan awal tahun. Pembayaran dividen saham
preferen $8 (juta) dan saham biasa $115 (juta) mengurangi saldo Laba Ditahan.
Pada akhir tahun, saldo Laba Ditahan menjadi $ 1,532 (juta).
|
Tabel
2-3 :
|
Alpha
Products Statement of Retained Earning, Dec 31, 2003
($millions)
|
|||
|
|
||||
|
Retained
Earning Balance (Jan 1, 03)
|
$1,420
|
|||
|
Plus:
Net Profit After Taxes
|
(for
2003)
|
$235
|
||
|
Less
Cash Dividend :
|
||||
|
Preferred
Stock
|
$8
|
|||
|
Common
Stock
|
$115
|
|||
|
Total
Dividend Paid
|
($123)
|
|||
|
Retained
Earning Balance (Dec 31, 03)
|
$1,532
|
|||
D. Laporan Arus Kas
Laporan Arus Kas merupakan
ringkasan arus kas selama satu periode. Laporan ini menunjukkan perubahan arus
kas yang terjadi karena kegiatan operasi, investasi dan financial sehingga
posisi/saldo kas berubah.
Tabel 2-4 adalah Laporan
Arus Kas Alpha Products tahun 2003. Pada tahun berjalan perusahaan menghasilkan
kas dari kegiatan operasi sebesar ($5 juta). Kas yang berasal dari kegiatan
investasi ($ 460 juta) dan kas yang berasal dari kegiatan financing/ pendanaan
sebesar $325 juta. Dari sini terlihat bahwa perusahaan banyak menggunakan kas
sehingga terjadi penurunan kas (nilai kas minus). Kegiatan financing yang ada
tidak mencukupi dan tidak dapat menutup kebutuhan kas sehingga terjadi
penurunan kas (net decrease in cash and
marketable securities).
|
Tabel
2-4 :
|
Alpha
Products Statement of Cash Flows for 2003
($millions)
|
|
|
Operating
Activities :
|
||
|
Net Income
|
$235
|
|
|
Additions (Sources of Cash)
|
||
|
Depreciation
|
$200
|
|
|
Increase in Account Payables
|
$60
|
|
|
Increase in Accruals
|
$20
|
|
|
Subtractions (uses of Cash)
|
||
|
Increase in Account Receivables
|
($120)
|
|
|
Increase in Inventories
|
($400)
|
|
|
Net Cash Provided by Operating Activities
|
($5)
|
|
|
Investment
Activities :
|
||
|
Cash used to acquired fixed assets
|
($460)
|
|
|
Financing
Activities :
|
||
|
Increase in Notes Payable
|
$100
|
|
|
Increase in Bonds
|
$348
|
|
|
Dividend Payment
|
($123)
|
|
|
Net
Cash Provided by Financing Activities
|
$325
|
|
|
Net
Decrease in cash and marketable securities
|
($140)
|
|
3. Analisa Rasio Keuangan
1. Jenis Analisis Rasio Keuangan
Analisis laporan keuangan yang banyak digunakan adalah analisis
tentang rasio keuangan. Berdasarkan sumber analisis, rasio keuangan dapat
dibedakan menjadi :
a. Perbandingan Internal (Time Series Analysis) yaitu
membandingkan rasio-rasio finansial perusahaan dari satu periode ke periode
lainnya.
b. Perbandingan Eksternal (Cross Sectional Approach) yaitu
membandingkan rasiorasio antara perusahaan satu dengan perusahaan yang lainnya
yang sejenis pada saat yang bersamaan atau membandingkannya dengan rasio
rata-rata industri pada saat yang sama.
Jenis rasio laporan keuangan, biasanya dikelompokkan ke dalam
empat kelompok rasio, (R. Agus Sartono, 1998), yaitu :
1). Liquidity Ratio yaitu rasio untuk mengukur kemampuan
perusahaan untuk memenuhi kewajiban
keuangan jangka pendek tepat pada waktunya.
Liquidity Ratio yang umum digunakan antara lain :
a). Current Ratio, merupakan alat ukur bagi kemampuan
likuiditas (solvabilitas jangka pendek) yaitu kemampuan untuk membayar hutang
yang segera harus dipenuhi dengan aktiva lancar.
Formulasinya :
Current Ratio =
b). Quick Ratio, merupakan alat ukur bagi kemampuan
perusahaan untuk membayar hutang yang segera harus dipenuhi dengan aktiva
lancar yang lebih likuid.
Formulasinya :
Quick Ratio =
2). Activity Ratio merupakan alat ukur sejauh mana
efektivitas perusahaan dalam menggunakan sumber daya - sumber dayanya. Rasio -
rasio ini antara lain:
a). Receivable Turn Over
Receivable turnover =
b). Periode Pengumpulan Piutang
Average collection period =
c) Inventory Turnover,
yaitu rasio untuk mengukur efisiensi penggunaan persediaan atau rasio untuk
mengukur kemampuan dana yang tertanam dalam persediaan untuk berputar dalam
suatu periode tertentu. Formulasinya :
Inventory Turnover =
d) Average
days in inventory =
e) Total Assets Turnover, yaitu rasio untuk mengukur efisiensi penggunaan aktiva secara
keseluruhan. Formulasinya :
Total Assets Turnover =
3). Leverage Ratio yaitu rasio untuk mengukur seberapa besar
perusahaan dibiayai dengan hutang..Rasio -rasio ini antara lain :
a). Debt To Total Assets Ratio, yaitu rasio yang menghitung
berapa bagian dari keseluruhan kebutuhan dana yang dibiayai dengan hutang. Formulasinya
:
Debt To Total Assets
Ratio =
b). Time Interest Earned Ratio, yaitu rasio untuk mengukur
seberapa besar keuntungan dapat berkurang (turun) tanpa mengakibatkan adanya kesulitan
keuangan karena perusahaan tidak mampu membayar bunga. Formulasinya
Time interest earned
ratio:=
4). Profitability Ratio yaitu rasio untuk mengukur
kemampuan perusahaan dalam memperoleh keuntungan dari penggunaan modalnya. Rasio
- rasio ini antara lain :
Gross profit margin =
Operating profit margin =
Net profit margin =
Return on assets =
Return on equity =
5) Market Value Ratios
a. Dividend payout ratio =
b. Dividend yield =
c. Earning per-share =
d. Price earning ratio =
e. Price book value ratio =
2. Evaluasi Rasio-rasio Keuangan
Evaluasi Rasio-rasio Keuangan
• Liquidity
Ratios
Current ratio Naik Membaik
Quick ratio Naik Membaik
Cash ratio Naik Membaik
• Leverage
Ratios
Debt to total assets ratio Naik
Memburuk
Debt to equity ratio Naik Memburuk
Long-term debt to equity
ratio Naik Memburuk
Time interest earned ratio
Naik Membaik
• Activity
Ratios
Receivable turnover Naik Membaik
Average collection period
Naik Memburuk
Inventory turnover Naik
Membaik
Average days in inventory
Naik Memburuk
Assets turnover Naik Membaik
• Profitability Ratios
Gross profit margin Naik Membaik
Operating profit margin Naik
Membaik
Net profit margin Naik Membaik
Return on assets Naik Membaik
Return on equity Naik Membaik
• Market Value Ratios
Dividend payout ratio Naik Mambaik
Dividend yield Naik Membaik
Earning per-share Naik Membaik
Price earning ratio Naik Memburuk
Price book value Naik Memburuk
Keterbatasan Analisis Rasio Keuangan
1. Perbedaan metode akuntansi yang dipakai untuk menyusun laporan
keuangan.
2. Penjualan perusahaan yang bersifat musiman.
3. Kesulitan untuk menentukan jenis industri apabila perusahaan
mempunyai berbagai lini produk.
4. Perusahaan dapat melakukan “window dressing”
c. Tugas
Belajar
Untuk memperdalam pemahaman
Anda mengenai materi di atas, silakan anda mengerjakan latihan berikut ini !
1)
Apa yang
dimaksud dengan laporan keuangan?
2)
Sebutkan jenis-jenis laporan
keuangan?
3)
Apa tujuan dilakukannya analisa rasio?
4)
Apa perbedaan antara analisa cross-section
dengan analisa time series?
5)
Sebutkan aspek-aspek yang
dilihat dalam analisa rasio?
6)
Apa perbedaan penggunaan
antara current ratio dengan quick ratio?
7)
Informasi tambahan lain apa
yang dibutuhkan dalam menilai Average Collection Period?
8)
Informasi tambahan lain apa
yang dibutuhkan dalam menilai Average Payment Period?
9. Laporan
keuangan P.T. Cincin Selogam untuk tahun 2004 dan 2005 diberikan sebagai
berikut:
|
Balance
Sheet
|
|
Income
Statement for 2005
|
|||
|
ASSETS
|
2004
|
2005
|
Sales
|
900
|
|
|
Cash
|
150
|
200
|
Cost
of goods sold
|
200
|
|
|
Accounts
receivable (Piutang)
|
300
|
600
|
Gross
margin
|
700
|
|
|
Inventory
|
700
|
600
|
Operating
expenses
|
||
|
Total
current assets
|
1,150
|
1,400
|
Selling
expense
|
100
|
|
|
|
|
|
Administrative
expenses
|
150
|
|
|
Plant
& Equipment
|
700
|
900
|
Depreciation
expenses
|
50
|
|
|
Less:
Accumulated Depreciation
|
(150)
|
(200)
|
Total
expenses
|
300
|
|
|
Net
fixed assets
|
550
|
700
|
Net
Income
|
400
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
Long-term
investment
|
400
|
300
|
Statement
of Retained earnings
|
||
|
Total
assets
|
2,100
|
2,400
|
Saldo
awal retained earnings
|
400
|
|
|
|
|
|
Plus:
Net income 2005
|
400
|
|
|
LIABILITIES
& EQUITY
|
|
|
Jumlah
|
800
|
|
|
Accounts
payable (Hutang dagang)
|
400
|
800
|
Minus:
Dividend yang dibayarkan
|
200
|
|
|
Taxes
payable (Hutang pajak)
|
100
|
50
|
Retained
earnings 2005
|
600
|
|
|
|
500
|
850
|
|
|
|
|
|
|
|
Pertanyaan
Buatlah
laporan sumber dan penggunaan dana dalam arti uang kas,dan persentasenya
Tariklah
kesimpulan dari laporan diatas
|
||
|
Long-term
debt (Obligasi)
|
500
|
150
|
|||
|
|
|
|
|||
|
Total
Liabilities
|
|
|
|||
|
|
|
|
|||
|
Common
stock
|
700
|
800
|
|||
|
Retained
earnings
|
400
|
600
|
|||
|
Total
Equity
|
1,100
|
1,400
|
|||
|
|
|
|
|||
|
Total
liabilities & Equity
|
2,100
|
2,400
|
|||
|
|
|
|
|||
10. Sebuah
perusahaan memberikan data keuangan sebagai berikut:
Cash
$ 150
Net Income $ 150 Average collection period 30 hari
Fixed assets 1,460
Quick ratio 2.5 X
Return on equity
12 %
Sales 3,600 Current ratio 3.0 X
Struktur dana perusahaan tidak
memiliki preferred stock, hanya common equity, current liabilities, dan
long-term debt. Perhitungan menggunakan angka 360 untuk jumlah hari setahun.
Hitung besarnya piutang (accounts receivable), hutang lancar (current
liabilities), current assets, total assets, return on assets sebagai ratio net
income to total assets, common equity (modal pemilik), dan hutang jangka
panjang (long-term debt).
11. Untuk
analisa ratio keuangan berikut, isikan kolom ‘Trend’ apakah ratio keuangan
tersebut “Membaik” atau “Memburuk”. Isikan pula angka ROE (return on equity).
|
Financial
Ratio
|
2003
|
2004
|
2005
|
2006
|
Trend
|
|
Current
ratio
|
1.90
|
2.01
|
2.64
|
2.71
|
|
|
Receivable
turnover
|
12.05
|
12.31
|
12.42
|
12.45
|
|
|
Inventory
turn-over
|
15
x
|
16
x
|
17
x
|
18
x
|
|
|
Total
assets turn-over
|
2.71
|
2.78
|
2.91
|
3.13
|
|
|
Times
interest-earned
|
11.8
|
12.9
|
13.0
|
13.6
|
|
|
Average
Collection period
|
30.3
|
30.0
|
29.1
|
27.6
|
|
|
Fixed
asset turn over
|
5.47
|
5.21
|
5.03
|
4.80
|
|
|
Gross
profit margin
|
46.88%
|
46.00%
|
43%
|
40.9%
|
|
|
Net
profit margin
|
6%
|
7%
|
8%
|
8.5%
|
|
|
Total
asset to equity ratio
|
2.0
|
2.3
|
2.4
|
2.5
|
|
|
ROE
|
…….
|
……
|
…….
|
…….
|
|
12. Analisa
ratio keuangan berikut membandingkan kinerja keuangan PT X dengan peer groupnya
di industri yang sama. Isikan kolom ‘Kinerja PT X’ apakah ratio keuangannya
tersebut “Baik” atau “Buruk”. Isikan pula angka ROE (return on equity).
|
Ratio Keuangan
|
Kinerja
Tahun 2006
|
Kinerja
Keuangan PT X
|
|
|
PT
X
|
Industry
|
||
|
Current
ratio
|
1.71
|
2.51
|
|
|
Receivable
turnover
|
12.45
|
9.45
|
|
|
Inventory
turn-over
|
16
x
|
18
x
|
|
|
Total
assets turn-over
|
3.13
|
3.13
|
|
|
Times
interest-earned
|
7.6
|
10.6
|
|
|
Average
Collection period
|
27.6
|
27.6
|
|
|
Fixed
asset turn over
|
6.80
|
4.80
|
|
|
Gross
profit margin
|
40.9%
|
50.9%
|
|
|
Net
profit margin
|
8.5%
|
8.5%
|
|
|
Total
asset to equity ratio
|
2.5
|
1.5
|
|
|
ROE
|
…….
|
…….
|
|
13. Ringkasan
laporan keuangan PT Lautan Luas adalah sebagai berikut:
|
Neracan
(2005)
|
|
Laba
rugi (2005)
|
Hitung
ratio-ratio keuangan berikut
1. Current
ratio
2. Quick
ratio
3. Times
interest earned
4. Average
collection period
5. Inventory
turn-over
14.Operating
profit margin
15.Net
profit margin
16.Total
assets turn-over
17.Debt
equity ratio
18.Return
on assets
19.Return
on equity
|
||
|
Kas
|
8,000
|
|
Penjualan
(all credit)
|
112,000
|
|
|
Piutang
|
12,500
|
|
Harga
pokok penjualan
|
62,000
|
|
|
Persediaan
|
25,000
|
|
Laba
kotor
|
50,000
|
|
|
Aktiva
lancer
|
45,500
|
|
Biaya
operasi
|
38,000
|
|
|
Aktiva
tetap bersih
|
60,000
|
|
EBIT
|
12,000
|
|
|
Total
Aktiva
|
105,500
|
|
Biaya
bunga
|
4,000
|
|
|
|
|
|
Laba
sebelum pajak
|
8,000
|
|
|
Hutang
dagang
|
10,500
|
|
Pajak
30%
|
2,400
|
|
|
Biaya
yg hrs dibayar
|
12,000
|
|
Laba
bersih
|
5,600
|
|
|
Hutang
lancer
|
22,500
|
|
|
|
|
|
Hutang
jk panjang
|
28,000
|
|
|
|
|
|
Saham
biasa
|
20,000
|
|
|
|
|
|
Laba
ditahan
|
35,000
|
|
|
|
|
|
|
105,500
|
|
|
|
|
Tugas belajar 2
Pilih salah satu jawaban yang paling tepat dari beberapa
alternatif jawaban yang disediakan !
1) Laporan tahunan yang dikeluarkan perusahaan kepada
masyarakat/investor pada umumnya sebagai berikut KECUALI :
A. Cash Budget
B. Income Statement
C. Statement of Cashflow
D. Statement of Retained Earning
2) PT R2BD memiliki operating profit $200,000, Pajak $34,000,
Biaya Bunga $68,000 dan dividen saham preferen $10,000. Net Profit After Taxes
adalah:
A.
$166,000
B.
$132,000
C.
$98,000
D.
$88,000
3. Analisa …………….dilakukan dengan menggunakan rasio keuangan
perusahaan berbeda pada waktu yang sama.
A.
Time-series
B.
Cross-Sectional
C.
Marginal
D.
Quantitative
4.
Rasio…………..mengukur
efektifitas penggunaan asset untuk menghasilkan pendapatan.
A.
Likuiditas
B.
Aktifitas
C.
Hutang
D.
Profitabilitas
5.
PT R2BD memberikan credit
term 60 hari kepada pelanggannya. ACP akan termasuk buruk jika pelanggan
membayar dalam :
A.
30 hari
B.
40 hari
C.
61 hari
D.
80 hari
6.
Jika perusahaan memiliki
TATO lebih rendah dari industri, sedangkan Current Ratio berada disekitar
industri, maka perusahaan dikatakan memiliki kelebihan :
A.
Fixed Asset
B.
Current Asset
C.
Inventory
D.
Account Receivable
7.
Laporan keuangan yang menunjukkan harta
perusahaan pada suatu saat adalah:
A.
Income Statement
B.
Balance Sheet
C.
Statement of Cshflow
D.
Statement of Retained Earning

jawabannya mana gan?
BalasHapusJawabannya mana bang?
BalasHapusJawabannya mana bang?
BalasHapus